Jumat, 12 September 2014

Bahagiaku... ntahlah! Kumau ada dirimu... seseorang yang kunanti dan kuinginkan sedari dulu... namun kenyataan yang ada kini begitu runyam. Sulit untukku dan ingin rasanya kuteriaki. Apa dirimulah orangnya...? atau kau hanya bagian kamuflase cinta yang kuminta untuk ada disaat-saat kehancuranku... aku takut! Aku sungguh takut... mencintaimu apa itu sebuah kesalahan atau anugerah? Bagaimana denganmu.. apa yang kau rasakan... ?bagaimana cintamu itu sebenarnya? Maaf... ku selalu ingin tahu. Aku hanya tak ingin menggenggam harapan kosong.... aku tak ingin menangis lagi. Aku tlah mencoba untuk tetap pertahankan hatiku hanya untuk dirimu yang mencintaiku, namun kenyataannya menjadi lebih pahit... Aku yang selalu tersakiti... apa kesalahan ku terlampau banyak hingga air mata pun tak ingin jauh dariku... Meski kau ada disini sekarang menemani hati yang tlah hancur ini... kau kembalikan kebahagiaan yang dulu sempat kubuang jauh... dan aku bahagia kini! namun, semakin ku mencoba tetapkan hati untukmu... ada rasa dimana keraguan dan emosiku yang menghalangi... dirimu yang seharusnya temukan seseorang yang luar biasa di luar sana, seorang wanita yang sepantasnya dapatkan hatimu yang tulus itu... sadarkah kau aku tak tak selayaknya ada bersamamu... Aku tak pernah mengerti arti hadirmu... aku hanya mencari seorang belahan jiwa untuk mengantarku pulang... dan ntahlah! Apa itu dirimu... aku masih ragu... ada sebentuk perasaan yang tak ingin dan tak bisa kuceritakan lebih banyak, dan karena itu juga aku takut... aku takut jika suatu saat nanti itu kan jadi sebuah bumerang. Aku takut... kehancuranku lebih ingin kunantikan daripada melihatmu hadirkan benci untukku... Aku hanya ingin kau tahu... mencintaimu bukan ku tak ingin hanya saja... keinginan hati ini terkadang pun menyusahkan ku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar